Reviewmu.com

Senin, 12 Januari 2009

KEPERCAYAAN DIRI

Alkisah, ada seorang pengusaha yang cukup terpandang di sebuah kota. Suatu ketika, dia ingin pergi berlibur ke desa kelahiran ayahnya untuk istirahat sejenak dari kepenatan pekerjaan. Selain rehat sejenak, di sana ia juga ingin menemui kakeknya yang masih tinggal di desa tersebut.
Ia ingin mengunjungi kakeknya karena memang hubungan di antara mereka cukup dekat, meski belakangan ini mereka jarang bertemu. Tak jarang, bila sedang dirundung masalah, si pengusaha muda mencari dan mendapat banyak nasihat dari kakeknya.
Sesampai di desa tersebut, setelah berkangen-kangenan sejenak, si kakek segera bisa menangkap maksud kedatangan cucunya. Itu terlihat dari sikap dan raut wajah cucunya. Sunggingan senyum yang seperti dipaksakan di wajah cucunya tak bisa menyembunyikan raut kegelisahan.
Maka, keesokan pagi, tanpa basa-basi, kakek pun segera menegur sang cucu di tengah percakapan mereka. "Cucuku. Kedatanganmu kemari pasti ada sesuatu yang ingin kamu bicarakan dengan kakek. Ayo, tidak perlu basa-basi lagi, ceritakan saja kepada kakekmu ini. Biarpun sudah tua begini, kakekmu belum pikun dan masih bisa menjadi tempat curhatmu seperti dulu.
"Sambil tersenyum malu si pemuda menjawab, "Kakek memang hebat. Tidak ada persoalan yang bisa kusembunyikan. Begini kek, Kakek kan tahu, usahaku saat ini cukup maju. Semua hasil yang kuperoleh adalah berkat modal dan bimbingan ayah kepadaku. Kakek juga tahu, aku menikahi istri yang cantik dan pandai. Di sekolah dulu, dia selalu menjadi juara dan primadona. Sekarang pun berkat bantuannya, banyak proyek yang bisa kita dapatkan sehingga usaha kita berkembang semakin besar. Tapi..." Tiba-tiba si pemuda terdiam sejenak, tak meneruskan kalimatnya. Ia hanya terlihat menerawang.
Kakeknya pun kemudian menyela. "Bukankah semua yang kamu ceritakan tadi bagus adanya? Kakek belum mengerti masalahmu ada dimana?" Kejar si kakek yang ingin tahu apa yang membuat cucunya terlihat gelisah.
"Jujur saja Kek. Saya merasa tidak percaya diri, bahkan minder bila berhadapan dengan orang asing. Saya merasa, hasil usaha yang telah dicapai adalah karena kontribusi orang-orang di sekitar saya. Dan, sepertinya orang-orang pun menilainya begitu. Saya hanyalah sekadar orang yang beruntung, berada di tempat dan saat yang tepat serta mempunyai pendamping yang tepat pula. Sungguh, saya merasa tertekan dengan kondisi itu," kata si pemuda menunduk lesu. "Cucuku. Coba pikir baik-baik. Seperti katamu tadi, kamu berhasil karena berada di tempat, saat, dan dengan pendamping yang tepat dan benar. Nah, jika tempat, waktu dan pendamping itu tanpa adanya dirimu sendiri, apakah ada keberhasilan ini? Justru kunci suksesnya ada di dirimu sendiri, cucuku...
" Mendengar jawaban tersebut, si pemuda pun merenung sejenak. Tiba-tiba, ia pun berseru, "Waduh Kek... Saya kok tidak pernah menyadari hal ini sebelumnya ya? Semua keberhasilan ini tanpa saya tidak akan ada. Terima kasih atas pelajarannya kek. Sekarang saya merasa jauh lebih baik dan lebih percaya diri."

Pembaca yang budiman,
Sungguh, kita akan sangat menderita jika kita terbenam dalam sikap rendah diri hingga tak punya kepercayaan diri. Padahal sejatinya, di manapun dan kapan pun kita berada, jika kita menyadari hakekat kemampuan diri, pastilah masing-masing kita memiliki peranan, tanggung jawab dan prestasi yang sudah dikerjakan.Memang, tidak ada sesuatu prestasi yang luar biasa yang bisa tercipta tanpa bantuan orang lain. Namun, kita juga harus memiliki citra diri yang sehat, mampu menghargai diri sendiri serta dapat membangun kepercayaan diri dengan usaha yang telah kita buktikan.Dengan mengembangkan citra diri yang positif, maka kita akan memiliki pula, yakni kepercayaan diri yang sehat, bisa menghargai orang lain dan diri sendiri, dan mampu menempatkan diri di mana pun kita bergaul dengan simpatik, gembira dan menyenangkan. Dengan begitu, kebahagiaan akan selalu kita dapatkan.

Selasa, 06 Januari 2009

PERJUANGAN HIDUP

Dikisahkan, ada seekor anjing yang masih muda dan terkenal dengan keangkuhannya. Dia merasa dirinya gagah, berani, gesit, dan cepat dalam berlari serta pandai dalam memburu mangsa sasarannya. Suatu siang yang terik, si anjing yang terbangun dari tidur nyenaknya memutuskan hari ini dia ingin berburu dan menyantap binatang kesukaannya yakni seekor kelinci putih yang masih muda. Hem...air liurnya segera menetes membayangkan nikmatnya daging hasil buruannya. Saat berlari-lari kecil untuk memulai hari perburuannya, tidak lama kemudian, dia melihat seekor tikus berlari melintas di depannya. Dengan iseng, dikejarnya si tikus, ditangkap dengan kuku kakinya yang tajam, tikus yang ketakutan dipermainkan dengan gembira dan setelah puas bermain, si tikus pun dilepas diiringi suara raungan si anjing untuk menakut-nakutinya.Setelah melihat tikus yang lari ketakutan, ekor si anjing kembali melambai santai. Dia melanjutkan perjalannya sambil mewaspadai setiap gerakan di sekelilingnya, tekadnya kuat untuk mencari kelinci walaupun perutnya terasa makin melilit karena kelaparan. Setelah cukup lama waktu berlalu, akhirnya dia berhasil menemukan si kelinci dan segera terjadilah kejar kejaran yang seru di antara mereka. Kelinci yang ketakutan mengerahkan segenap tenaga dan kekuatannya berusaha menyelamatkan diri. Tanpa mempedulikan lagi segala rasa sakit akibat luka-luka di sekujur tubuhnya akibat dari menerjang dan menerobos setiap semak berduri yang dilaluinya. Hingga tiba-tiba dilihatnya sebuah lubang di tepi tebing segera dilemparkan tubuhnya masuk ke lubang gelap itu. Si anjing yang kehilangan jejak sibuk menggonggong dan mengais di sekitar lubang tetapi tubuh dan kakinya tidak cukup panjang untuk meraih kelinci di dalam lubang. Di saat yang bersamaan, anjing melihat seekor ayam di sekitar situ. Dengan segera ditangkap dan dijadikanlah mangsa. Anjing yang kelaparan tidak lagi memperdulikan apa yang menjadi makanannya. Seekor anjing tua yang menyaksikan semua ulah si anjing muda menertawakannya. "Hahaha.... Anak muda jika semua penghuni hutan tahu, apakah Kamu tidak malu? Kesombongan dan kehebatan larimu ternyata dikalahkan oleh kelinci. Taukah Kau, kenapa seekor kelinci bisa mengalahkanmu?" Sambil tertunduk malu si anjing muda menggelengkan kepala, "Karena kelinci berlari demi mempertahankan hidupnya. Sedangkan Kamu berlari untuk sekedar mengejar kesenangan dan memenuhi rasa laparmu. Kalian sama-sama berlari tetapi mempunyai motivasi yang sangat berbeda. Maka tidak heran si kelinci berhasil lolos dari kejaranmu karena kelinci berjuang untuk hidupnya."

Pembaca yang budiman,

Seperti saat kelinci di hadapan pada kondisi terpepet dikejar oleh anjing dengan segenap tenaga si kelinci berjuang penuh totalitas sehingga bisa lolos dari kematian. Demikian pula perjuangan manusia di kehidupan ini, sering kita dihadapkan pada kondisi terjepit, stagnan, mundur. Kalau mental kita tidak kuat maka cenderung berhenti berusaha akhirnya yang ada tinggal depresi dan keputusaasaan yang berkepanjangan. Dalam menghadapi krisis apa pun sedapat mungkin kita harus tanggap, responsif, proaktif, dan berani menghadapi kenyataan itu. Dengan determinasi yang tinggi dan keberanian, kita akan mampu keluar dari krisis dan sekaligus tampil sebagai pemenang.

Rabu, 17 Desember 2008

JIWA BESAR BERKAH BESAR

Alkisah, seorang anak yang mengalami cacat tubuh dari lahir. Kondisi fisiknya sejak kecil hingga saat berusia 15 tahun ini sangatlah lemah. Berjalan pun harus menggunakan penyangga tubuh bahkan kursi roda selalu dipersiapkan disekitarnya bila tubuhnya tidak lagi memiliki kekuatan untuk melakukan aktivitas.
Walaupun begitu, si pemuda kecil itu tidak pernah menampakkan raut muka yang sedih. Senyuman selalu menyungging di setiap kata-kata yang terlontar dari bibirnya. Mereka sekeluarga saling menyayangi dan bergantian memberi dukungan baik fisik maupun semangat.

Di suatu senja, saat berdua menikmati matahari kembali keperaduan, si kakak membuka pembicaraan, "Dik, kita berandai-andai nih, kalau bisa atau kalau boleh memilih atau kalau ada yang Kamu inginkan dan ada yang mau memberi. Apa yang ingin Kamu rubah di kehidupanmu sekarang?
" Sambil tersenyum santai si adik menjawab "Tidak ada." "Jangan buru-buru menjawab. Pikir baik-baik dulu. Jika Kamu diperbolehkan merubah, apapun itu, apa yang ingin Kamu rubah?" Si kakak penasaran mengulang pertanyaan yang sama. "Tidak ada kaaak! Tidak ada yang ingin aku rubah. Dan mengapa aku harus merubahnya?" Tanyanya balik.
"Kamu tidak ingin bisa berjalan sendiri? Kamu tidak ingin terlepas dari tongkat penyanggamu dan kursi roda itu?" balas si kakak dengan nada sengit. "Akh tidak mau. Dengan tongkat penyangga dan kursi roda ini, aku tidak perlu capek berjalan dan mengantri dimana pun. Hehehe. Kakak sendiri tahu kan, aku sudah bisa bermain bola dari kursi roda dan teman-temanku juga senang bermain denganku. Pokoknya tidak ada apapun yang ingin aku rubah!" serunya nyaring.
Setelah berdiam beberapa saat, si adik meneruskan bicaranya, "Kak, jangan marah dulu ya. Sungguh kak, tidak ada yang ingin aku rubah di kehidupanku sekarang, karena aku tahu dan sadar, aku tidak mungkin bisa merubah kondisi tubuhku yang lemah ini. Tetapi aku bahagia dan sangat bersyukur yaitu memiliki ayah, ibu, dan kakak yang sangat mencintaiku. Memiliki keluarga dan teman-teman yang baik, telah lebih dari cukup dari yang bisa aku harapkan. Dan aku tidak ingin merubah semua ini dan menggantikannya dengan apapun." Segera si kakak berbalik dan memeluk adiknya sambil berbisik sayang "Terima kasih dik, kakak selalu menyayangimu."

Pembaca yang budiman,

Banyak orang menderita kehidupannya karena tidak mampu menikmati apa yang telah diperolehnya. Tetapi selalu mencari dan menginginkan sesuatu di luar jangkauannya, merasa sukses itu ada di sana bukan berada di sini.Maka berbahagialah orang yang mampu menerima keadaan hari ini apa adanya, tanpa mengerutu, mengeluh, dan tanpa kasihan pada diri sendiri. Mampu menerima keadaan yang tidak bisa dirubah dengan iklas dan rasa syukur itulah jiwa besar yang harus kita kembangkan di dalam mengarungi kehidupan ini agar kita tetap mantap dan tegar dalam menatap hari depan.Kita tersenyum saat kita maju dan sukses itu adalah hal biasa namun bisa tetap tersenyum di saat kita di rundung ketidakberuntungan, itu barulah luar biasa! Itulah kekayaan hidup. Itulah pemenang sejati

Senin, 17 November 2008

PRASANGKA

by andriewongso

Dikisahkan, seorang janda miskin hidup berdua dengan putri kecilnya yang masih berusia sembilan tahun. Kemiskinan memaksanya untuk membuat sendiri kue-kue dan menjajakannya di pasar demi kelangsungan hidup mereka. Hidup penuh kekurangan membuat si kecil tidak pernah bermanja-manja kepada ibunya seperti anak-anak kecil lainnya.

Suatu hari di musim dingin, saat selesai membuat kue, si ibu tersadar melihat keranjang penjaja kuenya sudah rusak berat. Dia pun keluar rumah untuk membeli keranjang baru dan berpesan kepada putrinya agar menunggu saja di rumah. Pulang dari membeli keranjang, si ibu menemukan pintu rumah tidak terkunci dan putrinya tidak ada di rumah. Spontan amarahnya memuncak. Putri betul-betul tidak tahu diri! Cuaca dingin seperti ini, disuruh diam di rumah sebentar saja malahan pergi bermain dengan teman-temannya!

Setelah selesai menyusun kue di keranjang, si ibu segera pergi untuk menjajakan kuenya. Dinginnya salju yang memenuhi jalanan tidak menyurutkan tekadnya demi kehidupan mereka. Dan sebagai hukuman untuk si putri, pintu rumah di kuncinya dari luar. "Kali ini Putri harus diberi pelajaran karena telah melanggar pesan," geram si ibu dalam hati.

Sepulang dari menjajakan kue, mata si ibu mendadak nanar saat menemukan gadis kecilnya tergeletak di depan pintu. Dengan berteriak histeris segera dipeluknya tubuh putrinya yang telah kaku karena kedinginan. Dengan susah payah dipindahkannyalah tubuh putri ke dalam rumah.
"Putri...Putri...Putri..., bangun, Nak! Ini ibu, Nak! Bangun, Nak! Ibu tidak marah kok. Bangun Putri anakku!" Serunya sambil menangis merung-raung dan berusaha sekuat tenaga membangunkan dengan menguncang-guncangkan tubuh si putri agar terbangun. Tetapi putri tidak bereaksi sama sekali.

Tiba-tiba terjatuh dari genggaman tangan si putri sebuah bungkusan kecil. Saat dibuka, ternyata di dalamnya berisi sebungkus kecil biskuit dan secarik kertas usang. Dengan tergesa-gesa dan tangan yang gemetar hebat, si ibu segera mengenali tulisan putrinya yang masih berantakan tetapi terbaca jelas.

"Ibuku tersayang, Ibu pasti lupa hari istimewa Ibu ya. Hi... hi... hi..., ini Putri belikan biskuit kesukaan ibu. Maaf Bu, uang putri tidak cukup untuk membeli yang besar dan maaf lagi Putri telah melanggar pesan Ibu karena meninggalkan rumah untuk membeli biskuit ini. Selamat ulang tahun, Bu. Putri selalu sayang, Ibu!" Dan meledaklah tangis sang ibu.

Pembaca yang budiman,

prasangka sering mendatangkan petaka adalah kalimat yang cocok dengan kisah tadi dan penyesalan biasanya datang menyusul di belakang itu. Begitu banyak masalah dan problem di dunia ini muncul karena prasangka negatif maka butuh kedewasaan dalam mengendalikan pikiran agar kebiasaan berprasangka tidak kita layani begitu saja dan sedapat mungkin kita hilangkan. Kita ganti dengan berfikir positif sekaligus hati-hati dengan demikian memungkinkan hubungan kita dengan orang lain akan menjadi harmonis dan membahagiakan.

Rabu, 12 November 2008

ANDA BEGITU SEMPURNA

Anda pernah nonton film The Pursuit of Happiness? Jika Anda lebih suka membaca, buku true story beliau juga sudah tersedia. Ini kisah nyata perjalanan sukses Chris Gardner, seorang dengan kehidupan ekonomi dan rumah tangga yang sangat kacau, sempat menjadi gelandangan namun tetap konsisten berjuang dan akhirnya berhasil menjadi seorang milyarder di bursa saham Amerika.

Chris Gardner seorang yang betul-betul berani memiliki impian yang sepertinya mustahil untuk kondisinya saat itu. Saat itu ia sedang menjadi seorang tunawisma, tanpa tempat tinggal dan dia harus hidup dengan anak laki-laki semata wayang. Beberapa kali mereka menginap di toilet umum sebuah stasiun kereta, hanya untuk bertahan hidup. Anda bisa bayangkan, bagaimana mengalami kehidupan seperti itu?

Saat menjadi gelandangan ini, suatu hari dengan beraninya Chris mendatangi seseorang yang sedang memarkir ferrarinya, lalu bertanya,”Apa pekerjaan Anda sehingga Anda bisa memiliki ferrari? Saya harap Anda mau mengajari saya, bagaimana caranya bisa memiliki ferrari seperti ini?” Luar Biasa, ternyata tidak bertepuk sebelah tangan. Seseorang itu ternyata pialang saham, dan beliau mau membuat janji pertemuan berikutnya untuk menjelaskan pekerjaannya dan membimbing Chris bagaimana caranya menjadi seorang pialang.

Chris pun menyambut antusias dan ngotot, tidak ada waktu kosong selain belajar, belajar dan belajar. 10 tahun berlalu, Chris Gardner menjadi seorang pialang saham sukses, memiliki ferrari dan kehidupan yang jauh lebih indah dari yang pernah beliau impikan. Bahkan kini, beliau concern untuk memberdayakan orang-orang miskin di wilayah Afrika.

Dream come true. Luar biasa sekali, kebanyakan orang hanya berani memiliki impian hidup pas-pasan, bahkan banyak yang kehilangan harapan meskipun kehidupan mereka masih jauh lebih baik dari Chris Gardner. Impian Chris benar-benar menembus batas dan melampui mayoritas orang. Bagaimana dengan Anda, apakah berani memiliki impian yang besar dan meyakini untuk mendapatkannya? Jika Anda berpikir bisa, ANDA PASTI BISA ..!!

Tahukah Anda :

Ada ratusan juta sperma tapi hanya satu sperma terbaik yang sehat menjadi pemenang untuk membuahi sel telur

Manusia terhebat di dunia hanya menggunakan kurang 1% otaknya.
Hanya 5% genetika manusia yang pernah diaktifkan.
Artinya maksimal hanya 5% potensi manusia yang sudah digunakan

Jika manusia terhebat baru mendayagunakan kurang dari 5% potensinya, berapa besar potensi diri Anda yang sudah diberdayakan?
Bagaimana jika lebih dari 5% potensi manusia diberdayakan?
Anda pernah melihat pohon tomat hidroponik? Pohon tomat hidroponik bisa berbuah 1000 X lebih banyak dari pohon tomat biasa. Mengapa? Karena penghambat potensinya (tanah dan bebatuan) untuk berbuah sudah diminimalkan.
Seperti tomat hidroponik, jika potensi kita diberdayakan, kita bisa menjadi 1000 kali lebih hebat dari hari ini.
Sudahkah Anda mensyukuri karya cipta Maha Agung ini? Seberapa besar rasa syukur Anda adalah bukti seberapa tebal kecintaan Anda kepada Sang Pencipta
Keyakinan seseorang untuk sukses bukan modal sukses Anda tetapi jauh lebih penting dari itu adalah BUKTI IMAN SESEORANG. Seseorang yang tidak yakin sukses sama saja dengan mengingkari potensi luar biasa sempurna yang telah dianugerahkan Sang Pencipta. Dengan kata lain IMAN ANDA BELUM BULAT..

Mengapa banyak orang merasa beriman tetapi tidak yakin untuk sukses? Mengapa begitu banyak orang merasa beriman tetapi tidak mau menggunakan potensi dirinya?
Chris yakin sukses karena dia percaya Tuhan pasti memberinya. Saudara, apakah Anda percaya Tuhan Maha Pengasih dan Penyayang? Semua orang juga percaya. Apakah Anda percaya Tuhan Maha Kaya dan Maha Kuasa? Semua orang juga percaya. Kalau kita semua percaya Tuhan Maha Kaya, Maha Pengasih dan Penyayang, apakah masih pantas untuk percaya bahwa Tuhan menghendaki Anda menjadi miskin dan memiliki kehidupan yang sangat terbatas?

Jika Anda sungguh-sungguh mengimani sifat-sifat Tuhan, seperti Chris Gardner, Anda pasti percaya Tuhan menghendaki Anda untuk menjadi orang kaya. Jika Anda kaya maka Anda juga bisa menjadi pengasih, penyayang dan menjadi saluran berkah buat orang lain.

Jumat, 07 November 2008

TIENS AWARD 2008

CONGRATULATIONS TO ALL THE WINNERS TIENS AWARD IN CONVENTION INTERNATIONAL CHINA SEPTEMBER 2008!!! GET YOURS NEXT !!

** Convention International Tiens Sept 2008 in China. Reward from Indonesia : 35 Free Luxury Cars, 10 Yacht, 8 Plane, 4 Villa.




Luxury Car:

1.Senohadi(Bandung),

2.Veronika Yulita(Solo),

3.dr Dyah Wijayanti(Sby),

4.Jamal Mirdad(Bdg),

5.Ismal Zeva(Padang),

6.Muh.Yusuf(Makasar),

7.Nyoman Gege Ariawan(Bali),

8.Arifin(Jkt),

9.Freddy AS (jkt),

10.Suta Hanaya (Bali),

11.Pengadi Hartono(Sby),
12.Sugih Karyadi(Jkt),

13.Muh.Kurniawan(Jogja),

14.Rusli Gustaf(Jkt),

15.Fendi Budiarto(Bdg),

16.Novri SR(Manado),

17.Remigius Ambasan(Kupang),

18.Reze WP(Sby),

19.Marselinus Halim(Sby),

20.Yeni Marlina(Jambi),

21.Zahra Habibi(Medan),

22. Muh.Arman(Ternate),

23. Eko Prasetio(Jambi),

24.Eli Subrianti,

25.Gusriani,

26.Niza,

27.Tjahyanto,

28.Putu Arya Tusan

29.Herry Khaeruddin (Balikpapan),

30.Yuliza Mugi H(Tangerang),

31.Antonius Torry(Jkt),

32.Moh. Taswin(Palu),

33.Budi Susanto (Jkt),

34.Antonius Sumpono(Lampung),

35.Ice Shofiyyatulloh(Bdg).


Yacht:

1.Yimmy Yoperson(Jkt),

2.Kanisius Ambasan (Kupang),

3.Yustina H(Jkt),

4.Sudry A(Batam),

5.Handy W(Bdg),

6.Frengky L(Bdg),

7.Nursam(Jogja),

8.Ahmad Setiawan(Jogja),

9.Rusli(Jambi)

10.Gembong Pudjianto (Jkt)


Plane:

1.Suprato(Jkt),

2.Aflaha/Donny(Sby),

3.Iwan DP(Bali),

4.Venentius DR(Balikpapan),

5.Eryka Bagus (Jogja),

6.Yona A(Jogja)

7.Atin R (Bandung)

8.Dr. Rani (Jkt)


Villa:

1.Rizky Kanata(Bdg),

2.Eventius Purwoko(Makasar),

3.Purno W (Tangerang),

4.Ikwan Santoso(Solo)




KETERANGAN: Semua Reward diberikan GRATIS dan menjadi milik distributor, Surat kepemilikan (misal: BPKB BMW) diserahkan kepada distributor. Jadi bukan DP+CICILAN seperti di MLM-MLM lainnya.

Selasa, 04 November 2008

JANGAN TAKUT BERMIMPI

Pada acara malam Silaturahmi di kantor kami, ada salah satu mantan pekerja yang memberi kata sambutan mewakili pekerja yang sudah memasuki masa pensiun, dengan tegasnya beliau mengatakan bahwa :"Uang pensiun yang diterima tak lebih 20% dari upah yang dulu pernah diterima pada saat bekerja, jadi kita pada saat pensiun janganlah berpikir bisa keliling dunia, tapi berpikirlah cukup bisa memenuhi biaya hidup sehari-hari aja "
Serangkaian Kata yang mengingatkan kami bahwa suatu saat nanti pendapatan kami akan merosot tajam, kata-kata yang membuat kami merenungi kembali pengeluaran apa saja yang telah dilakukan dan pos-pos mana saja yang bisa dihemat. Kata-kata tersebut bagi sebagian besar dari kami bisa membuat kami patah semangat… apa iya kita tidak bisa berekreasi? Apa iya kita nantinya hanya memikirkan makan aja sudah cukup? Bagi sebagian kami yang lain pertanyaan itu yang mengelitik dan akhirnya menetapkan dalam hati bahwa kami masih bisa berpikir dan berbuat lebih dari itu.

Seperti yang pernah Bpk. Andriewongso katakan disalah satu seminar, bahwa kita harus berani mempunyai keinginan, berani mempunyai Impian dan cita-cita. Kenyataan yang ada belum tentu sama untuk kenyataan dimasa yang akan datang, kenyataan bisa kita rubah, bukankah dalam kitab suci Al Qur’an dikatakan bahwa Allah tidak akan merubah nasib seseorang sampai orang tersebut berusaha untuk merubahnya.
Beranilah bermimpi, beranilah mempunyai keinginan, tetapi keberanian itu bukan hanya berani didalam hati saja tetapi juga dituangkan dalam AKSI , jadi Motivasi + Aksi. Tetapkan dulu keinginan , apakah kita ingin mempunyai pendapatan tambahan selain pendapatan yang ada saat ini? Apakah kita ingin mempunyai usaha yang bisa dijalankan bersama keluarga? Apakah kita ingin menjadi penulis artikel yang dikirimkan ke media masa? Atau kita ingin berhemat dan membeli property yang bisa disewakan? Masih banyak keinginan yang bisa dituangkan. Setelah itu kita mulai melakukan tindakan yang sesuai dengan arah dari tujuan yang ingin dicapai, tindakan yang dilakukan dengan sepenuh hati, sekuat tenaga.
Seperti seorang pelari yang mengikuti lomba lari 100m, dia tidak hanya berlari dengan lari-lari kecil, tetapi dia berlari dengan sekuat tenaga sesuai dengan hasil latihan yang dilakukannya selama ini. Dia tidak bisa melakukan hal tersebut dengan pikiran yang penting lari, syukur-syukur bisa sampai ke garis finis, syukur-syukur bisa menang. Tidak !!! dia melakukan dengan ketetapan tindakan yang LUAR BIASA, karena jika hal itu tidak dilakukan, maka dia bisa sampai ke garis finis dengan waktu yang tidak lagi berada dalam range waktu yang dipersiapkan. Bukankah kita juga dibatasi dengan waktu yang ditentukan oleh Tuhan?

Apakah kita mempunyai keinginan? Apa kita mempunyai motivasi? Itu yang perlu kita intip didalam hati kita sendiri. Lalu…. Sudah siapkah kita berlari menuju keinginan tersebut? Ya….Pasti…. Pasti kita mempunyai impian yang LUAR BIASA dan melakukan aksi yang LUAR BIASA. Kejar terus IMPIAN anda jangan pernah berhenti
SALAM LUAR BIASA.